Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Saham CYBR Bakal Makin Likuif! ITSEC Asia Resmi Setujui Stock Split 1:2 untuk Perluas Akses Investor

Saham CYBR Bakal Makin Likuif! ITSEC Asia Resmi Setujui Stock Split 1:2 untuk Perluas Akses Investor - Kabar menarik datang dari lantai bursa, khususnya bagi kamu yang memantau sektor teknologi dan keamanan siber. PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 April 2026 di Jakarta.

Hasilnya? Perseroan resmi mengantongi restu untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi investor ritel untuk ikut memiliki saham perusahaan keamanan siber terkemuka ini.

Saham CYBR Bakal Makin Likuif! ITSEC Asia Resmi Setujui Stock Split 1:2 untuk Perluas Akses Investor


Stock Split 1:2: Harga Makin Terjangkau, Jumlah Saham Berlipat

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati rasio stock split sebesar 1 banding 2. Berikut adalah detail perubahannya:

Baca juga:Realme 12 Pro+ 5G Review, Apa Masih Layak Pakai di 2025?

  • Nilai Nominal: Semula Rp25 per saham menjadi Rp12,5 per saham.
  • Jumlah Saham Beredar: Meningkat drastis dari 6,71 miliar saham menjadi 13,43 miliar saham.

Langkah ini diharapkan dapat memicu aktivitas perdagangan yang lebih bergairah di bursa, mengingat harga saham CYBR akan menjadi lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor.

Perkuat Tata Kelola dan Struktur Organisasi

Selain urusan saham, RUPSLB 2026 juga menyepakati penguatan struktur internal Perseroan. Dilakukan perubahan pada Anggaran Dasar terkait tugas dan wewenang Direksi untuk memperjelas mekanisme representasi perusahaan. Kini, Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur memiliki wewenang penuh untuk mewakili Perseroan dalam berbagai kepentingan strategis.

Pada agenda yang sama, Perseroan secara resmi menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Bapak Bima Kurniawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan, pada Februari 2026 lalu. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya, RUPSLB memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) atas tindakan pengurusan yang telah beliau lakukan.

Susunan Pengurus Terbaru PT ITSEC Asia Tbk (CYBR)

Untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan menjaga arah strategis perusahaan di tengah pesatnya transformasi digital, berikut adalah susunan terbaru dewan komisaris dan direksi:

Dewan Komisaris:

  • Presiden Komisaris: Richardus Eko Indrajit
  • Komisaris Independen: Agustinus Nicholas L. Tobing
  • Komisaris: Andri Hutama Putra

Direksi:

  • Presiden Direktur: Patrick Rudolf Dannacher
  • Wakil Presiden Direktur: Marek Bialoglowy
  • Direktur: Eko Prasudi Widianto, Bambang Susilo, Doni Mora

Optimisme di Tengah Pertumbuhan Keamanan Siber Nasional

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menegaskan bahwa penguatan fondasi perusahaan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi cybersecurity di Indonesia.

“Keputusan ini mencerminkan komitmen kami untuk membuka akses lebih luas bagi investor. Seiring percepatan transformasi digital, kebutuhan terhadap keamanan siber akan terus melonjak. Kami memastikan bahwa dari sisi teknologi, tata kelola, dan organisasi, Perseroan siap untuk tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Patrick.

Sejak berdiri pada 2010, ITSEC Asia telah menjadi mitra strategis bagi sektor keuangan, telekomunikasi, energi, hingga pemerintahan. Dengan status sebagai perusahaan publik, CYBR terus berinovasi dalam memperkuat pertahanan digital nasional.

Bagi investor yang melirik sektor teknologi, stock split CYBR ini bisa menjadi momentum menarik. Keamanan siber bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama di era digital. Dengan saham yang lebih likuid, ITSEC Asia siap mengajak lebih banyak investor untuk tumbuh bersama ekosistem keamanan digital Indonesia.

Anda mungkin suka:Realme GT 7T Review: Performa Flagship, Baterai Tahan Lama!

Post a Comment for "Saham CYBR Bakal Makin Likuif! ITSEC Asia Resmi Setujui Stock Split 1:2 untuk Perluas Akses Investor"