Bank DBS dan Mandiri Investasi Rilis Solusi Wealth Management Dolar Singapura (SGD)
Bank DBS dan Mandiri Investasi Rilis Solusi Wealth Management Dolar Singapura (SGD) - Di tengah gejolak dan kompleksitas pasar global saat ini, memiliki portofolio investasi yang terdiversifikasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Membaca peluang tersebut, PT Bank DBS Indonesia resmi menggandeng PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) untuk meluncurkan solusi wealth management kelas wahid.
Kolaborasi strategis ini menghadirkan layanan referral Pengelolaan Dana Nasabah Individu (PDNI) / Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) yang secara khusus berdenominasi Dolar Singapura (SGD). Layanan premium ini dirancang secara personal untuk menyasar nasabah affluent dan high net worth yang ingin mengamankan sekaligus menumbuhkan kekayaan mereka.
Mengapa Harus Dolar Singapura (SGD)?
Dolar Singapura (SGD) terbukti memiliki peran yang sangat krusial dalam ekosistem keuangan Asia. Berdasarkan riset DBS CIO Insights 3Q26, fundamental ekonomi Singapura yang kuat, stabilitas kebijakan moneter, serta statusnya sebagai pusat keuangan regional membuat SGD menjadi salah satu instrumen diversifikasi yang paling menarik.
Baca juga:Resmi Rilis! Acer Aspire 7 Pro New Generation Bawa Intel Core 5 dan RTX 3050, Laptop All-Rounder Murah Meriah
Bagi nasabah yang memiliki simpanan "nganggur" dalam bentuk mata uang SGD, membiarkannya begitu saja tentu bukan langkah yang bijak. Pengelolaan dana secara terstruktur adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi mata uang ini.
“Di Bank DBS Indonesia, kami percaya bahwa pengelolaan kekayaan yang unggul bukan hanya tentang menyediakan akses produk, tetapi menghadirkan solusi yang dipersonalisasi. Peluncuran referral PDNI/KPD berdenominasi SGD ini memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mendiversifikasi aset dan membuat portofolio menjadi lebih resilien menghadapi berbagai kondisi pasar,” jelas Melfrida Gultom, Director of Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Hardiyanto Pilia, menyambut hangat kolaborasi ini.
"Kolaborasi ini menggabungkan keahlian pengelolaan dana dari Mandiri Investasi dengan kapabilitas wealth management Bank DBS Indonesia. Kami percaya ini merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi pengelolaan dana yang semakin relevan di tengah kebutuhan nasabah akan diversifikasi portofolio secara menyeluruh," ujar Hardiyanto.
3 Strategi Kelas Aset Andalan
Melalui skema referral ini, nasabah Bank DBS Indonesia yang memenuhi kriteria akan mendapatkan akses eksklusif ke manajer investasi dari Mandiri Investasi. Dana nasabah akan dikelola secara profesional dan adaptif menyesuaikan dengan kondisi pasar.
Simpanan SGD nasabah akan dikelola melalui strategi terstruktur yang mencakup tiga kelas aset utama, yaitu:
- Fixed Income (Pendapatan Tetap): Berfokus pada pengelolaan portofolio obligasi yang menawarkan potensi imbal hasil kompetitif. Strategi ini juga dibarengi dengan pengelolaan risiko suku bunga dan risiko kredit yang terukur.
- Equity (Saham): Memberikan porsi eksposur pada saham-saham perusahaan berkapitalisasi besar (large-cap). Langkah ini diambil untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan modal di dalam portofolio nasabah.
- Commodity (Komoditas): Memanfaatkan instrumen emas (gold) sebagai bantalan atau alternatif diversifikasi. Emas dinilai sangat efektif untuk menghadapi dinamika dan gejolak inflasi pasar global.
Sinergi Dua Raksasa Keuangan
Kemitraan ini bukan sinergi sembarangan. Nasabah akan didukung langsung oleh wawasan pasar global (market insights) dari DBS Group, yang baru saja dinobatkan sebagai Best Private Bank oleh FinanceAsia 2026 dan Best Wealth Manager oleh The Asset Private Capital Awards 2026.
Di sisi lain, Mandiri Investasi hadir dengan rekam jejak sebagai salah satu manajer investasi terbesar di Tanah Air. Hingga Juli 2026, dana kelolaan (AUM) mereka telah menembus angka fantastis, yakni lebih dari Rp62 triliun.
Dengan memadukan perspektif global DBS dan ketajaman lokal Mandiri Investasi, nasabah kini memiliki "kendaraan" yang sangat andal untuk menavigasi ketidakpastian pasar dan menangkap peluang cuan jangka panjang!
Anda mungkin suka:Asus ExpertBook P5 G2 Resmi Rilis: Laptop Kerja Bertenaga Intel Core Ultra Series 3, Kerjaan Makin Sat-Set!
Post a Comment for "Bank DBS dan Mandiri Investasi Rilis Solusi Wealth Management Dolar Singapura (SGD)"