Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sber Rilis GigaChat 3.5 Ultra, AI Open Source Mungil Penantang DeepSeek 3.2

Sber Rilis GigaChat 3.5 Ultra, AI Open Source Mungil Penantang DeepSeek 3.2 - Persaingan model Kecerdasan Buatan (AI) global semakin memanas. Raksasa teknologi asal Rusia, Sber, baru saja meluncurkan model AI flagship terbarunya, GigaChat 3.5 Ultra, pada Selasa (7/7/2026) di Moskow.

Model terbaru ini diklaim jauh lebih pintar, mampu memproses teks panjang empat kali lebih cepat, namun mengonsumsi sumber daya komputasi yang jauh lebih sedikit. Hebatnya lagi, ukuran model ini dipangkas hingga hampir setengah kali lebih kecil dibandingkan versi pendahulunya!

Sber Rilis GigaChat 3.5 Ultra, AI Open Source Mungil Penantang DeepSeek 3.2


Kabar baiknya, inovasi ini tidak ditutup rapat-rapat. GigaChat 3.5 Ultra tersedia secara gratis bagi pengguna umum melalui asisten AI GigaChat, dan dirilis secara open-source agar para developer di seluruh dunia bisa mengintegrasikannya untuk membangun layanan atau agen AI mandiri mereka.

3 "Kekuatan Super" GigaChat 3.5 Ultra

Dibangun menggunakan arsitektur domestik proprietary yang dikembangkan oleh tim Sber, GigaChat 3.5 Ultra membawa peningkatan masif di tiga sektor krusial:

Baca juga:Review Kamera Infinix Hot 50 Berkekuatan 50MP, Bagus Nggak?

  • Jago Coding dan Matematika: Model ini mampu merancang dan memverifikasi kode (coding) dengan tingkat kepercayaan yang jauh lebih tinggi. AI ini juga lebih andal dalam memecahkan masalah matematika, kalkulasi finansial, dan pengolahan angka. Respons yang dihasilkan lebih presisi dan terstruktur, menjadikannya asisten ideal bagi developer, analis, maupun insinyur.
  • Analisis Teks Panjang 4x Lebih Cepat: GigaChat 3.5 Ultra sangat efisien dalam membedah dokumen panjang seperti kontrak kerja, regulasi teknis, hingga laporan keuangan tanpa kehilangan konteks.
  • Otonomi dan Agen AI: Anda bisa memberikan sebuah tugas kompleks, dan model ini akan secara mandiri mencari informasi, menulis dan mengeksekusi kode, mengakses layanan pihak ketiga yang dibutuhkan, lalu memberikan hasil akhir yang sudah matang. Sangat cocok untuk mengotomatisasi tugas rutin seperti monitoring, pemrosesan data, hingga pembuatan laporan terjadwal.

Rahasia Kecepatan: Teknologi Linear Attention & Arsitektur MoE

Bagaimana bisa sebuah AI yang lebih kecil bekerja lebih cepat dan cerdas? Sber membocorkan bahwa model ini merupakan hasil dari 1.500 lebih eksperimen berulang. GigaChat 3.5 Ultra mengusung arsitektur MoE (Mixture of Experts) yang menghemat konsumsi sumber daya komputasi, memungkinkannya dijalankan pada hardware atau server yang lebih terjangkau.

Selain itu, tim Sber menyematkan teknologi Linear Attention. Sebagai perbandingan, AI tradisional akan membaca ulang seluruh teks dari awal setiap kali ada kata baru yang masuk. Namun, berkat Linear Attention, GigaChat 3.5 Ultra bekerja layaknya memori manusia: ia mengingat "inti sari" dari apa yang sudah dibaca dan tinggal menambahkan informasi baru. Ia tak perlu membolak-balik halaman ke awal, sehingga proses analisis teks panjang melonjak empat kali lipat lebih ngebut!

Performa Setara DeepSeek 3.2!

Dalam pengujian internal untuk memecahkan tugas pemrograman, matematika, instruksi multi-langkah yang kompleks, hingga kualitas dialog berbahasa Rusia, GigaChat 3.5 Ultra sukses melibas pendahulunya.

Yang paling mengejutkan, pada beberapa metrik pengujian, performa model ini berhasil menempel ketat model open-source papan atas dunia, DeepSeek 3.2, padahal ukuran GigaChat 3.5 Ultra hampir setengah lebih kecil dari lawannya tersebut.

"Kita hidup di masa di mana jarak antara kemampuan manusia dan potensi AI menyusut dengan cepat. GigaChat 3.5 Ultra adalah langkah kami untuk mendefinisikan ulang apa itu alat AI untuk dunia nyata: sebuah mitra kerja sejati yang mampu berpikir dalam logika proses tertentu, bukan sekadar mesin penjawab pertanyaan," tegas Anton Frolov, Senior Vice President sekaligus Head of GenAI Development Sberbank.

Frolov juga menambahkan bahwa Sber telah membuktikan bahwa model AI yang sangat kuat bisa dibangun menggunakan arsitektur proprietary dengan sumber daya komputasi yang jauh lebih minim.

Anda mungkin suka:Review Kamera Realme Note 60x: Sehebat Apa 8 Megapiksel di 2026?

Post a Comment for "Sber Rilis GigaChat 3.5 Ultra, AI Open Source Mungil Penantang DeepSeek 3.2"