Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

IHSG Sempat Rontok 30%, Laba Bersih DBS Treasures Justru Meledak 289%! Ini Rahasia Strategi Pakarnya

IHSG Sempat Rontok 30%, Laba Bersih DBS Treasures Justru Meledak 289%! Ini Rahasia Strategi Pakarnya - Tahun 2026 menjadi pembuktian ketangguhan bagi para investor dan lembaga pengelola kekayaan di Indonesia. Ketika ketidakpastian geopolitik global mengacaukan pasar dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi hampir 30% hingga Mei lalu, PT Bank DBS Indonesia lewat layanan prioritas DBS Treasures justru sukses membalikkan logika pasar.

Tidak tanggung-tanggung, hingga Mei 2026, DBS Treasures mencatatkan lompatan laba bersih setelah pajak atau Net Profit After Tax (NPAT) fantastis sebesar 289% secara Year-on-Year (YoY). Pencapaian ini terbang melampaui target anggaran perusahaan hingga 157%.

IHSG Sempat Rontok 30%, Laba Bersih DBS Treasures Justru Meledak 289%! Ini Rahasia Strategi Pakarnya


Ledakan laba ini berjalan selaras dengan lonjakan jumlah nasabah baru sebesar 73% YoY. DBS Treasures juga mencatat kenaikan jumlah nasabah "Sultan" dengan portofolio di atas Rp1 miliar sebesar +8% YoY, serta mendongkrak pendapatan per nasabah (revenue per customer) sebesar +15% YoY. Tingkat kepuasan nasabah pun berada di level sangat solid: 4,5 dari skala 5.

Padukan Naluri Pakar CIO dengan Algoritma AI

Di saat terjadi arus keluar modal asing (capital outflow) dari pasar domestik yang menyentuh angka Rp41,16 triliun, mengapa nasabah kaya (affluent) justru berbondong-bondong memercayakan uangnya ke Bank DBS Indonesia?

Baca juga:Tips Main Mobile Legends untuk Pemula: Pilih Hero yang Tepat

Jawabannya terletak pada sistem advisory-led (pendampingan investasi) yang memadukan wawasan manusia dan kecerdasan buatan, meliputi:

  • Arahan Pakar Global: Mengandalkan insight langsung dari Chief Investment Office (CIO) DBS regional yang baru saja dinobatkan sebagai Best CIO in Asia oleh The Asset Triple A.
  • Kurasi Algoritma Cerdas: Menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning untuk membedah data dan meracik rekomendasi portofolio yang sangat personal bagi masing-masing nasabah.
  • Eksekusi 24 Jam: Notifikasi peluang dikirim secara proaktif via WhatsApp atau email, dibahas bersama Relationship Manager (RM), lalu dieksekusi detik itu juga lewat aplikasi DBS digibank.
  • Koneksi 6 Raksasa Asia: Didukung jaringan kuat Grup DBS di Singapura, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, India, dan Indonesia.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat perubahan perilaku nasabah affluent yang semakin signifikan di tengah ketidakpastian geopolitik. Secara konsisten kami mengedepankan strategi wealth management berbasis insight yang objektif, komprehensif, berorientasi peluang, dan dapat ditindaklanjuti," ungkap Melfrida Gultom, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia.

Strategi Investasi DBS: Menahan Emas & Kurasi 16 Produk Baru

Menghadapi paruh kedua tahun 2026—di mana inflasi AS tertahan di angka 3,5% (di atas target The Fed 2%) yang membuat suku bunga global diprediksi bertahan tinggi lebih lama—tim CIO DBS menerapkan pendekatan conviction-led.

Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo, menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia tetap memiliki fundamental kuat dengan pertumbuhan kuartal I 2026 di angka 5,61% YoY. Kondisi ini membuka ruang bagi kombinasi aset defensif dan aset pertumbuhan.

Jurus utama yang tengah dipasang DBS adalah mempertahankan posisi overweight pada instrumen Emas. Pandangan ini terbukti akurat, didukung lonjakan permintaan investasi emas global sebesar 74% YoY pada Q1 2026, serta naiknya permintaan emas batangan di Indonesia sebesar 47%.

Menjawab tren tersebut, Bank DBS Indonesia resmi mendisrupsi pasar dengan menjadi bank pertama di Indonesia yang membuka akses langsung ke pasar emas global melalui skema Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan minimum investasi Rp5 miliar. Selain emas, DBS juga telah mengurasi 16 produk investasi baru demi mengamankan benteng portofolio nasabah.

Keunggulan reputasi yang membuat DBS diganjar gelar Best Private Bank 2026 dari FinanceAsia ini rupanya tidak murni berfokus pada urusan jual-beli instrumen pasar modal.

Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product PT Bank DBS Indonesia, Natalina Syabana, mengungkapkan bahwa DBS Treasures membawa misi jangka panjang mengawal transisi kekayaan lintas generasi melalui kampanye "Mitra Tepercaya untuk Setiap Tujuan Anda".

DBS menghadirkan program eksklusif DBS Expert Connection dan DBS NextGen Excursion. Program ini merangkul anak-anak para nasabah (generasi penerus) untuk mendalami kesiapan industri masa depan, mulai dari membedah bisnis disruptif, pemanfaatan AI, manajemen aset digital, hingga praktik bisnis berkelanjutan (sustainable business).

"Ke depan, Bank DBS Indonesia terus berkomitmen menghadirkan wawasan tajam agar nasabah dapat menavigasi dinamika ekonomi dan mencapai tujuan finansial jangka panjang mereka dengan jauh lebih percaya diri," tutup Natalina.

Anda mungkin suka:Redmi Buds 6 Lite Review di 2026: Suara Bertenaga, Tapi…

Post a Comment for "IHSG Sempat Rontok 30%, Laba Bersih DBS Treasures Justru Meledak 289%! Ini Rahasia Strategi Pakarnya"