IFG Life dan Mandiri Inhealth Cairkan Klaim Fantastis Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025
IFG Life dan Mandiri Inhealth Cairkan Klaim Fantastis Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025 - Dalam dunia asuransi, kepercayaan bukan sekadar janji di atas kertas, melainkan aksi nyata saat nasabah membutuhkan perlindungan. Memasuki awal tahun 2026, dua raksasa asuransi di bawah naungan BUMN, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth), menunjukkan taringnya sebagai lembaga yang andal.
Sepanjang tahun 2025, kolaborasi kedua perusahaan ini berhasil membayarkan klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai mencapai Rp10,7 triliun. Angka fantastis ini disalurkan kepada lebih dari 1,1 juta peserta, membuktikan bahwa ekosistem asuransi nasional tetap kokoh dan tepercaya.
Transparansi Klaim: IFG Life & Mandiri Inhealth
Sebagai bagian dari holding asuransi, penjaminan, dan investasi (IFG), kedua perusahaan ini memastikan bahwa hak peserta diberikan secara tepat waktu. Hal ini penting agar para peserta bisa tetap fokus pada pemulihan kesehatan dan rencana masa depan tanpa terbebani masalah finansial.
Baca juga:X Downloader: Cara Download Video X (Twitter) Online Tanpa Aplikasi
Berikut adalah rincian pembayaran klaim sepanjang 2025:
- IFG Life Rp6,3 Triliun 480.000+ Peserta
- Mandiri Inhealth Rp4,4 Triliun 620.000+ Peserta
- Total Gabungan Rp10,7 Triliun 1,1 Juta+ Peserta
Sinergi Pasca Akuisisi: Layanan Makin Luas
Kinerja moncer ini tidak lepas dari penguatan kolaborasi setelah Mandiri Inhealth resmi bergabung ke dalam ekosistem IFG pada tahun 2024 lalu. Sinergi ini menciptakan ekosistem perlindungan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Operasional IFG Life, menegaskan bahwa konsistensi pembayaran klaim adalah indikator kesehatan bisnis.
"Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim secara konsisten adalah indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi. Kami bangga telah memenuhi janji tersebut kepada ratusan ribu peserta kami," ungkapnya.
Di sisi lain, Marihot H. Tambunan, Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth, menyoroti pentingnya pengalaman pengguna.
"Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada kemudahan proses layanan. Dengan dukungan jaringan layanan yang luas, kami ingin memastikan peserta mendapatkan pengalaman asuransi yang jelas dan dapat diandalkan," tambah Marihot.
Jaringan 8.000+ Provider Kesehatan
Kekuatan utama dari kolaborasi ini terletak pada aksesibilitas. Saat ini, peserta IFG Life dan Mandiri Inhealth didukung oleh lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan (rumah sakit, klinik, dan apotek) yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
Dengan jaringan yang masif ini, keluarga Indonesia tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkan akses medis berkualitas kapan pun dan di mana pun.
Keberhasilan IFG Life dan Mandiri Inhealth dalam mencairkan klaim senilai Rp10,7 triliun di tahun 2025 menjadi standar baru bagi industri asuransi jiwa di Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi global, komitmen BUMN asuransi ini memberikan rasa aman bagi jutaan masyarakat untuk terus merencanakan masa depan dengan tenang.
Anda mungkin suka:Cara download audio Instagram ke MP3 tanpa aplikasi
Post a Comment for "IFG Life dan Mandiri Inhealth Cairkan Klaim Fantastis Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025"