Cetak 3.000+ Talenta Digital Baru, Coding Camp 2026 Besutan DBS Foundation Tembus Ratusan Kampus dan SMK
Cetak 3.000+ Talenta Digital Baru, Coding Camp 2026 Besutan DBS Foundation Tembus Ratusan Kampus dan SMK - Kebutuhan industri akan talenta digital berkaliber tinggi di Indonesia kian meroket. Menjawab tantangan tersebut, program Coding Camp 2026 hasil kolaborasi strategis antara DBS Foundation dan Dicoding Indonesia resmi meluluskan lebih dari 3.000 mahasiswa dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari seluruh Nusantara.
Acara wisuda megah yang digelar di Astaka Grand Ballroom, ARTOTEL Gelora Senayan, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026) ini menjadi bukti nyata suksesnya penetrasi pendidikan teknologi. Tercatat, talenta-talenta muda ini berasal dari 354 perguruan tinggi dan 144 SMK.
Kurikulum Padat: Dari AI Engineering hingga Literasi Finansial
Tidak tanggung-tanggung, para lulusan sukses melewati gemblengan pelatihan intensif hingga 946 jam pembelajaran. Kurikulum yang dihadirkan dirancang khusus agar match dengan kebutuhan industri masa kini.
Baca juga:Review Kamera Tecno Spark 30 Pro, Masih Terbaik di Kelasnya?
- Tiga Jalur Karier Utama: Peserta difokuskan pada penguasaan Data Science, Full-Stack Web Development, dan AI Engineering.
- Keterampilan Holistik: Selain coding, mereka juga dibekali literasi bahasa Inggris, soft skills, kesiapan karier, dan literasi keuangan yang diajarkan langsung oleh praktisi industri.
- Pemberdayaan Tenaga Pendidik: Untuk pertama kalinya, Coding Camp 2026 turut melatih 107 guru SMK agar keterampilan teknologi yang relevan dapat terus diajarkan secara berkelanjutan di sekolah.
Unjuk Gigi 10 Capstone Project Terbaik
Malam kelulusan ini tidak sekadar seremoni pembagian sertifikat. DBS Foundation dan Dicoding Indonesia memamerkan 10 capstone project (proyek akhir) inovatif hasil karya peserta dengan performa terbaik.
Apresiasi tinggi datang dari pemerintah. Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Muhammad Muchlas Rowi, yang turut hadir menyatakan kebanggaannya. "Saya senang melihat hasil capstone project yang luar biasa. Anak-anak kita memiliki potensi memadai dan ini harus terus dikembangkan," ungkapnya.
Menghapus Kesenjangan Akses Teknologi di Pelosok
Dampak nyata dari program ini tidak hanya terlihat dari tingginya angka kelulusan yang mencapai 88,9 persen. Coding Camp 2026 sukses mendobrak batas geografis dan gender dalam akses pendidikan teknologi:
- Lebih dari 80 persen peserta berasal dari wilayah kota kecil dan menengah.
- Terdapat 35 persen keterwakilan perempuan, sebuah angka yang menjanjikan untuk inklusivitas industri teknologi.
- Sebanyak 98 persen lulusan melaporkan adanya peningkatan pemahaman akan literasi finansial.
Head of DBS Foundation, Karen Ngui, menegaskan komitmen panjang perusahaan untuk ekonomi digital Indonesia. “Sejak bermitra dengan Dicoding pada 2023, kami telah mendukung lebih dari 229.000 generasi muda. Ini adalah bagian dari komitmen besar kami untuk memberdayakan 620.000 individu dalam membangun ketahanan finansial hingga 2029,” jelas Karen.
Senada dengan hal tersebut, CEO Dicoding Indonesia, Narenda Wicaksono, berharap kelulusan ini menjadi gerbang awal bagi para talenta untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.
Anda mungkin suka:Realme Buds Air 8 Review: Kualitas Suara Mantap, Fitur Super Lengkap
Post a Comment for "Cetak 3.000+ Talenta Digital Baru, Coding Camp 2026 Besutan DBS Foundation Tembus Ratusan Kampus dan SMK"