Angin Segar Pasar Kripto: Inflasi AS Turun, Harga Bitcoin dan Ethereum Bikin Senyum Jelang ETH Genesis Day!
Angin Segar Pasar Kripto: Inflasi AS Turun, Harga Bitcoin dan Ethereum Bikin Senyum Jelang ETH Genesis Day! - Pasar aset kripto global kembali mendapat hembusan angin segar. Laporan terbaru mengenai melandainya tingkat inflasi di Amerika Serikat (AS) sukses memompa optimisme para pelaku pasar keuangan, tak terkecuali para investor kripto. Momen positif ini juga datang di saat yang tepat, bertepatan dengan antisipasi perayaan sejarah besar Ethereum, yakni ETH Genesis Day.
Berdasarkan data yang dirilis, inflasi AS secara tahunan (year-on-year) pada Juni 2026 tercatat turun menjadi 3,5%, melandai cukup signifikan dari angka 4,2% pada bulan Mei lalu.
Merespons sentimen positif tersebut, harga aset kripto utama langsung menunjukkan pergerakan yang menggembirakan. Pada perdagangan Kamis (16/7), harga Bitcoin (BTC) terpantau kokoh bergerak di kisaran US$64.600, sementara Ethereum (ETH) stabil di level US$1.900.
Baca juga:iQOO Z11x 5G Mendarat di Tuxlin Blog, Terbaik Buat Ngojol?
Kejutan Data CPI: Terendah Sejak 2020
Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) pada Juni mengalami penurunan sebesar 0,4% secara bulanan. Angka ini lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memprediksi penurunan hanya di angka 0,2%.
Penurunan tajam ini merupakan yang terbesar sejak April 2020 silam, didorong kuat oleh melemahnya harga energi global. Kondisi ini memberikan ruang napas bagi pasar untuk berekspektasi bahwa The Fed (Bank Sentral AS) berpotensi mengambil kebijakan moneter yang lebih longgar dan stabil ke depannya.
Menanggapi fenomena ini, CEO INDODAX, William Sutanto, menjelaskan bahwa rilis data inflasi memang selalu menjadi salah satu indikator makroekonomi favorit para trader.
“Data inflasi adalah indikator penting karena sangat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter. Wajar jika rilis data tersebut langsung direspons oleh berbagai kelas aset, termasuk kripto. Namun, pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga tidak bisa disimpulkan hanya dari satu indikator saja,” terang William.
Momentum Emas: Menyambut ETH Genesis Day
Selain sentimen inflasi AS, perhatian pelaku pasar kini mulai terpusat pada Ethereum. Setiap tanggal 30 Juli, komunitas kripto global selalu memperingati ETH Genesis Day—sebuah perayaan atas peluncuran blok pertama jaringan Ethereum pada tahun 2015 silam.
Baca juga:Infinix Hot 50 Review: Performa Oke dan Fitur Lengkap, Tapi…
Menurut William, periode menjelang ETH Genesis Day secara historis memang kerap mendongkrak perhatian investor terhadap perkembangan ekosistem Ethereum.
“ETH Genesis Day menjadi momen refleksi untuk melihat bagaimana ekosistem ini telah berkembang pesat menjadi fondasi bagi berbagai inovasi blockchain modern. Mulai dari smart contract, Decentralized Finance (DeFi), hingga tren tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA),” jelasnya.
Pesan untuk Investor: Tetap Rasional dan Terapkan DCA
Meski sentimen pasar sedang menghijau, William kembali mengingatkan para investor untuk tidak FOMO (Fear of Missing Out). Pergerakan aset kripto sangat dinamis dan rentan terhadap berbagai faktor global lainnya, seperti dinamika geopolitik yang masih memanas.
Sebagai crypto exchange berlisensi dan terkemuka di Indonesia, INDODAX terus mendorong masyarakat untuk berinvestasi secara bijak, bukan berlandaskan emosi sesaat. William menyarankan investor untuk menerapkan strategi investasi jangka panjang seperti Dollar Cost Averaging (DCA)—yakni mencicil pembelian aset secara rutin—serta selalu berpegang pada prinsip mutlak di dunia kripto: DYOR (Do Your Own Research).
Anda mungkin suka:Realme Note 60x Review: Smartphone Murah Tahan Banting, Masih Layak Pilih?
Post a Comment for "Angin Segar Pasar Kripto: Inflasi AS Turun, Harga Bitcoin dan Ethereum Bikin Senyum Jelang ETH Genesis Day!"