Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rumah Aman, Mudik Tenang! Schneider Electric Berangkatkan 500 Mitra Sembari Bagi Tips Anti-Korsleting

Rumah Aman, Mudik Tenang! Schneider Electric Berangkatkan 500 Mitra Sembari Bagi Tips Anti-Korsleting - Momen pulang kampung atau mudik selalu menjadi agenda yang dinanti-nanti untuk merayakan kemenangan bersama keluarga. Memahami pentingnya tradisi ini, Schneider Electric, raksasa teknologi energi global, kembali menggelar program Mudik Bareng Schneider Electric 2026 pada Selasa, 17 Maret 2026.

Program tahunan ini bukan sekadar seremoni pelepasan bus, melainkan bentuk apresiasi nyata bagi para mitra retailer dan karyawan toko yang telah menjadi ujung tombak distribusi produk Schneider Electric di seluruh penjuru Indonesia.

Rumah Aman, Mudik Tenang! Schneider Electric Berangkatkan 500 Mitra Sembari Bagi Tips Anti-Korsleting


500 Pemudik Siap Serbu Jawa Tengah hingga Jawa Timur

Sebanyak 500 peserta dari wilayah Jabodetabek berkumpul di LTC Glodok, Jakarta, untuk diberangkatkan menuju kampung halaman. Dengan mengerahkan 10 armada bus, Schneider Electric melayani rute-rute favorit menuju Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Baca juga:Realme 12 Pro+ 5G Review, Apa Masih Layak Pakai di 2025?

M. Farhan Lucky, National Sales Director Schneider Electric Indonesia, menegaskan bahwa program ini adalah cara perusahaan mempererat kemitraan jangka panjang.

"Kami berharap dapat menghadirkan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi para mitra kami. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama para retailer dan karyawan toko," ungkap Farhan.

Waspada! Korsleting Listrik Jadi Penyebab 60% Kebakaran

Di balik kegembiraan mudik, Schneider Electric memberikan peringatan penting terkait keamanan hunian yang ditinggalkan. Mengacu pada data Gulkarmat DKI Jakarta, korsleting listrik menyumbang lebih dari 60% kasus kebakaran pada tahun 2025.

Agar momen mudik tidak berubah menjadi duka, Schneider Electric membagikan 3 langkah krusial untuk mengamankan kelistrikan rumah:

  • Audit Instalasi Listrik: Pastikan kabel, stopkontak, dan panel listrik tidak ada yang terkelupas atau longgar sebelum mengunci pintu rumah.
  • Cabut Perangkat Elektronik: Selain menghemat tagihan, mencabut steker dari stopkontak efektif mencegah risiko gangguan listrik mendadak saat rumah kosong.
  • Gunakan Perangkat Berstandar SNI: * MCB (Miniature Circuit Breaker): Memutus aliran otomatis saat beban berlebih atau korsleting.
  • RCCB (Residual Current Circuit Breaker): Perangkat "anti-setrum" yang mendeteksi arus bocor untuk mencegah kebakaran dan sengatan listrik.

Mudik Berkualitas dengan Perasaan Tenang

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa persiapan mudik bukan hanya soal tiket dan oleh-oleh, tapi juga keamanan infrastruktur rumah.

"Keselamatan listrik sering kali luput dari perhatian. Kami ingin masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan lebih tenang dan kembali ke rumah dalam kondisi yang tetap aman," tutup Farhan.

Apakah Anda sudah memasang perangkat perlindungan tambahan seperti RCCB di rumah, atau masih mengandalkan MCB standar dari PLN? Bagikan persiapan keamanan rumah Anda di kolom komentar!

Anda mungkin suka:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896, Sebagus Ini?

Post a Comment for "Rumah Aman, Mudik Tenang! Schneider Electric Berangkatkan 500 Mitra Sembari Bagi Tips Anti-Korsleting"