Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bitcoin Terjun ke Level US$70.000 Usai Pertemuan FOMC, Masih Aman Buat Serok?

Bitcoin Terjun ke Level US$70.000 Usai Pertemuan FOMC, Masih Aman Buat Serok? - Pasar kripto kembali bergoyang. Setelah sempat tampil perkasa mendekati angka US$76.000 pada awal pekan, Bitcoin (BTC) terpaksa gigit jari dan terkoreksi ke kisaran  US$70.000. Penurunan ini terjadi tepat setelah hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dirilis, yang memberikan sinyal bahwa kebijakan moneter Amerika Serikat masih akan "galak".

Meskipun arus masuk dana institusional melalui ETF Bitcoin masih tergolong jumbo, sentimen makroekonomi nampaknya lebih mendominasi pergerakan harga saat ini.

Bitcoin Terjun ke Level US$70.000 Usai Pertemuan FOMC, Masih Aman Buat Serok?


Efek Hawkish The Fed: Inflasi Belum Jinak?

Hasil pertemuan FOMC menunjukkan bahwa inflasi Amerika Serikat direvisi naik menjadi sekitar 2,7%. Akibatnya, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%.

Baca juga:X Downloader: Cara Download Video X (Twitter) Online Tanpa Aplikasi

Kondisi ini membuat likuiditas ke aset berisiko seperti kripto menjadi lebih terbatas. Antony Kusuma, Vice President INDODAX, menjelaskan bahwa pasar saat ini sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang cenderung hawkish.

“Pasar menangkap sinyal bahwa inflasi belum turun secepat harapan. Hal ini membuat minat terhadap aset berisiko sedikit tertahan. Namun, bagi kami, ini adalah bagian dari penyesuaian pasar yang wajar terhadap dinamika ekonomi global,” ujar Antony.

Kontradiksi: ETF Masuk, Tapi Harga Turun

Menariknya, sebelum koreksi ini terjadi, Bitcoin sempat menunjukkan kekuatan luar biasa. Berikut adalah beberapa data kunci sebelum "gempa" FOMC:

  • Puncak Harga: Sempat menyentuh US$76.000 pada Selasa, 17 Maret 2026.
  • Inflow ETF: Arus masuk dana ke Spot Bitcoin ETF mencapai US$199,37 juta dalam tujuh sesi berturut-turut.
  • Total Inflow Mingguan: Mencapai US$1,16 miliar.

Tingginya minat institusional ini sebenarnya membantu menyerap tekanan jual, namun sentimen suku bunga tinggi terbukti lebih kuat dalam jangka pendek, memicu koreksi sekitar 7–8%.

Level Support Krusial: Amati Area US$70.000

Saat ini, mata para investor tertuju pada level pertahanan atau support penting. Menurut pantauan tim INDODAX, area US$70.000 – US$72.000 menjadi benteng pertahanan utama.

  • Skenario Optimis: Selama level US$70.000 bertahan, harga berpotensi stabil dan melakukan konsolidasi sebelum kembali naik.
  • Skenario Pesimis: Jika jebol ke bawah US$70.000, penyesuaian harga berpotensi berlanjut ke level yang lebih rendah.

Antony Kusuma menyarankan agar investor tetap tenang dan menggunakan fase konsolidasi ini untuk menata kembali strategi. "Manajemen risiko yang tepat dan fokus jangka panjang tetap menjadi kunci di tengah volatilitas seperti sekarang," tambahnya.

Anda mungkin suka:Empat Alasan ASUS ZenBook Duo 14 Layak Masuk Wishlist di 2026 Ini!

Post a Comment for "Bitcoin Terjun ke Level US$70.000 Usai Pertemuan FOMC, Masih Aman Buat Serok?"