Peneliti Global Bersatu Bahas Masa Depan Kecerdasan Buatan di Sesi AI Horizons
Peneliti Global Bersatu Bahas Masa Depan Kecerdasan Buatan di Sesi AI Horizons - Para pakar terkemuka di bidang kecerdasan buatan (AI) dari berbagai negara bersatu dalam sesi foresight internasional bertajuk AI Horizons yang digelar di TechHub milik Sber, menjelang pelaksanaan SPIEF 2025 (St. Petersburg International Economic Forum).
Acara ini mempertemukan lebih dari 50 peneliti AI top dari 17 negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, India, Vietnam, Nigeria, Ethiopia, Afrika Selatan, Maroko, Brasil, Chile, Kuba, Uzbekistan, Belarus, Azerbaijan, hingga Portugal. Mereka berkumpul untuk membahas arah perkembangan AI secara global dan merumuskan strategi masa depan dalam ekosistem BRICS+.
Fokus: Masa Depan AI, dari Algoritma hingga Interaksi Manusia-Mesin
Dalam sesi ini, para ilmuwan dan profesional teknologi membentuk kelompok kerja lintas negara yang mengeksplorasi berbagai area strategis dalam dunia AI, seperti:
Baca juga:Impresi Awal Realme GT 7T Setelah 7 Hari Pakai, Bikin Takjub atau Biasa Saja?
- Arsitektur dan algoritma pembelajaran mesin
- Komputasi untuk AI
- Model dasar dan generatif
- Keamanan, kepercayaan, dan transparansi AI
- AI untuk pengambilan keputusan dan sistem multi-agen
- Interaksi manusia dan mesin
- Unsur AGI (Artificial General Intelligence)
Para ilmuwan dari lembaga top Rusia juga turut berkontribusi, termasuk dari Sber, AIRI, Skoltech, Alfa-Bank, ITMO University, Moscow State University, dan HSE University.
Membangun Komunitas AI Global dari BRICS+
Menurut Andrey Belevtsev, Wakil Presiden Senior dan Kepala Pengembangan Teknologi Sberbank, “Pertemuan ini adalah tonggak penting. Belum pernah ada indeks Hirsch kumulatif setinggi ini di luar forum ilmiah terbesar dunia. Kita kini telah memiliki komunitas AI BRICS+ yang nyata—dan hasil konkret seperti proyek kolaboratif serta publikasi ilmiah bersama sudah terlihat di depan mata.”
“Riset ilmiah terobosan adalah dasar dari kepemimpinan teknologi nasional. Rusia siap berbagi visinya mengenai masa depan ilmu AI. Tahun lalu, 10 jalur utama pengembangan AI global telah diidentifikasi dan menjadi dasar bagi program foresight ini,” kata Dmitry Chernyshenko, Wakil Perdana Menteri Federasi Rusia.
AI Horizons: Platform Internasional untuk Masa Depan Kecerdasan Buatan
Acara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sesi foresight AI Horizons, yang sebelumnya digelar di Maroko dalam ajang Gitex Africa dan akan berlanjut ke Uni Emirat Arab, Serbia, dan Tiongkok. AI Horizons diselenggarakan oleh jaringan AI Alliance Network, dengan dukungan metodologis dari SAPFIR (Strategic Agency for Support and Formation of AI Development).
Didirikan pada Desember 2024 dalam Konferensi Internasional AI Journey, AI Alliance Network kini telah menyatukan asosiasi industri AI dari 15 negara dan menjadi fondasi penting menuju ekosistem AI global yang inovatif, terbuka, dan kolaboratif.
Anda mungkin suka:Impresi Awal Realme GT 7T Setelah 7 Hari Pakai, Bikin Takjub atau Biasa Saja?
Post a Comment for "Peneliti Global Bersatu Bahas Masa Depan Kecerdasan Buatan di Sesi AI Horizons"